Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif). Sebagai negara yang sedang
berkembang, Indonesia selalu mengadaptasi berbagai teknologi informasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana pengunaan internet mulai menjadi ”makanan” sehari-hari yang dikenal dengan teknologi berbasis internet (internet based technology). Jaman dahulu sebelum berkembangnya teknologi, orang-orang Indonesia harus menempuh jarak yang jauh untuk mengantarkan sebuah surat atau pesan kepada orang lain, tetapi lain dnegan jaman sekaranga dan perkembangan itu sendiri di Indonesia dimulai dengan Satelit Palapa (9Juli 1976) yang memudahkan arus komunikasi dan teknologi, yakni telepon, fax, dll. Setelah itu perkembangan dilanjutkan dengan berkembanganya jaringan sellular, yaitu GSM pertama di Indonesia, yakni sebuah teknologi komunikasi bergerak yang tergolong dalam generasi kedua (2G). Menurut mentri riset dan tekhnologi (hatta rajasa), melihat hasil penelitian human indeks dari 150 negara, indonesia hanya ada di posisi ke 110. Sedangkan dari achievement technology, Indonesia menduduki nomer 61 dari 64 negara. Maka dari itu, Indonesia harus terus menerus berinovasi dan menghasilkan buah karya atau produk dari IPTEK, sehingga penanaman IPTEK terhadap anak-anak sebagai generasi penerus harus diupayakan sedini mungkin, sehingga pada masa yang akan datang Indonesia pasti akan dapat menyaingi negara-negara lainnya dalam hal teknologi.Teknologi informasi dan komputer merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas yaitu informasi yang relevan,akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan, dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan, syarat bicara, bahasa lisan, bahasa tulisan dan visual cetakan (buku, foto, dan lain sebagainya),media elektronik magnetic (telepon, kaset, video, dan sebagainya) media komunikasi massa (radio, televisi, dan lain-lain) media telekomunikasi (satelit) sinergi media.
Informasi dan komputer (TIK) mencakup dua aspek, yaitu tegnologi informasi dan tekhnologi komputer. Pertama tekhnologi informasi adalah meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses,penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi,dan pengelolaan informasi.kedua tekhnologi komputer adalah Dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
Di era globalisasi ini segala sesuatu dituntut untuk serba praktis, cepat, dan tepat, maka dibutuhkan sarana dan prasarana yang dapat memenuhi hal tersebut, diantaranya dengan adanya sebuah teknologi informasi dan komunikasi yang mampu melayani dan memenuhinya.Dengan semakin globalnya kebutuhan manusia akan informasi dan komunikasi, maka diharapkan kepada masyarakat teknologi informasi dan komunikasi dapat dijadikan sebagai :
a. Sarana pelengkap dan pembantu dalam suatu proses kegiatan yang berjalan serba cepat dan tepat.
b. Alat bantu untuk mengambil, mengolah, menyimpan, dan menyajikan informasi dengan cepat, tepat, dan efisien.
c. Bahan referensi dari berbagai aspek kegiatan dan mampu memberikan sajian data yang sesuai dengan kebutuhan.
d. Pada bidang ekonomi TIK lebih ditujukan pada media pengelolaan dan penghitungan kegiatan perekonomian.
e. Di kawasan industri, teknologi informasi dan komunikasi difungsikan sebagai media produksi dan desainer barang hasil ciptaannya.
f. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan wahana pembelajaran dan penyampaian materi pendidikan yang cepat, tepat, dan efisien.
Sejarah Teknologi Informasi di Indonesia
Menurut catatan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), teknologi komputer baru diperkenalkan di Indonesia dalam kurun antara tahun waktu 1970-1972-an. Universitas Indonesia termasuk salah satu perguruan tinggi pertama yang menjadi salah satu tempat pengenalan komputer di Indonesia. Dari sinilah teknologi komputer mulai disebarluaskan di Indonesia.Semua komunitas akademis perguruan tinggi dan industri Indonesia pernah mendapatkan pengenalan teknologi komputer dari UI. Untuk lebih jelas sejarah perkembangan teknologi informasi di Indonesia setelah tahun 1972, bisa terlihat dalam tabel berikut ini.
Tabel Sejarah teknologi informasi di Indonesia
Tahun
|
Peristiwa penting
|
1972 s/d
1975
|
·PUSILKOM
UI mulai melakukan kegiatan operasional
komputasi
di lingkungan kampus UI.
·UI
mengirimkan 2 (dua) orang staf PUSILKOM ke
Amerika
Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.
|
1975 s/d
1986
|
- UI
kembali mengirimkan 4 (empat) orang staf PUSILKOM ke
Amerika
Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu
komputer.
|
1984
|
Beberapa
jaringan teknologi informasi di Indonesia mulai
terhubung
ke internet melalui jaringan UI-net. Jaringan
internet
Indonesia pada saat itu berjalan di atas protokol UUC,
sedangkan
umumnya menggunakan TCP/IP. Domain .id sudah
muncul dan
diakui pada tahun ini.
|
1986-an
|
·Terbentuknya jaringan yang menghubungkan kampuskampus
besar
Indonesia, mulai UI, ITB, UGM, ITS,
UNHAS,
Universitas Terbuka dan Dirjen Pendidikan
Tinggi
(Dikti) Depdikbud. Jaringan besar ini disebut
UNINET.
Jaringan yang dibuat dengan bantuan dari luar
negeri ini
menggunakan infratruktur jaringan telepon
kabel
konvensional, SKDP milik PT Indosat, serta SKDP
via
satelit (packsatnet). Ada 4 buah server yang dibuat dan
ditempatkan
di lokasi ITB, UI, UGM, dan ITS.
·UI
membuka program studi ilmu komputer pertama untuk
jenjang
S-1.
·Adanya
kegiatan Amatir Radio club (ARC) ITB yang
membangun
jaringan internet dengan menggunakan
komputer Apple
II dihubungkan dengan jaringan
komunikasi
memakai link radio amatir
|
1988 s/d
1989
|
UI dipilih
menjadi gateway internet pertama di Indonesia,
sekaligus
sebagai koordinator pendaftaran domain .id internet
protokol
berbasis UUC.
|
1990-an
|
Mulai
dikembangkannya jaringan komputer dengan
menggunakan
teknologi packet radio pada band 70 cm dan 2 m
secara
luas.
|
1986 s/d
1993
|
PUSILKOM
UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah satu
Pusat
Antar universitas (PAU) dalam bidang ilmu komputer.
|
1993
|
· Fakultas
Ilmu Komputer (FASILKOM) UI diresmikan
oleh
Mendikbud.
·
Indonesia secara resmi terhubung dengan internet
mengguankan
protocol TCP/IP dan domain .id mulai
diakui
keberadaanya di internet tepatnya pada tanggal 4
Maret
1993.
· IPTEKNET
menjadi situs pertama yang resmi terhubung
dengan
internet.
|
Dampak Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat ini merupakan hal yang penting untuk ditingkatkan demi teriptanya suatu kehidupan yang berjalan dengan aman, nyaman, dan tentram. Adapun dampak yang ditimbulkan akibat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah sebagai berikut :
1.Dampak Positif, antara lain :
- Saluran informasi dan komunikasi menjadi lebih cepat, tepat, dan akurat.
- Aktivitas manusia menjadi lebih lancar dan terpenuhi.
- Kegiatan pembelajaran akan lebih efektif efisien dan menyenangkan karena adanya teknologi yang membantu.
- Penggunaaan TIK dalam Sistem Informasi Geografi (SIG) akan lebih meghasilkan data dan informasi tentang keadaan geografis bumi secara jelas dan tepat.
- Bagi para pekerja pabrik akan lebih memudahkan pekerjaannya.
2.Dampak Negatif
- Banyaknya informasi yang kita terima sering membuat kita kesulitan dalam memilih prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut.
- Hilangnya penghargaan atas nilai seseorang sebagai individu, digantikan dengan sederet angka identitas.
- Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis TIK, pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik, pengaruh radiasi layer monitor, masalah persendian akibat kesalahan penggunaan keyboard dan mouse, masalah ergonomic, dan lain sebagainya.
- Makin banyak informasi yang kita tampilkan dan share di internet dengan atau tanpa kita sadari yang membuka peluang penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. (contohnya : Facebook, Friendster, Twitter, dan lain-lain).

0 Response to "Sejarah perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia"
Posting Komentar